Galeri Buku Bengkel Deklamasi

Galeri Buku Bengkel Deklamasi

Share

Kami menyediakan buku-buku seni & budaya baru dan bekas, juga buku-buku antik lainnya yang sulit didapat di tempat lain. Lumayan sebagai sumber informasi.

Beberapa Budayawan, Sastrawan dan Seniman memberikan komentar di buku tamu;
-Rendra: “Toko Buku ini ternyata membawa suasana “rejo”. Banyak buku-buku bekas yang justru membawa kejutan-kejutan karena sifatnya yang penting sebagai bacaan. Tetapi yang paling tidak saya sangka sebelumnya: took bukumu itu bisa menjadi tempat pertemuan yang singkat dan hangat antara teman dan teman. Dan praktis untuk me

20/07/2025
20/07/2025

LATIHAN DASAR TEATER TANAH AIR
SELASAR GEDUNG TRISNO SOEMARDJO
MINGGU, 20 JULI 2025. PUKUL 15.00 WIB

Photos 16/03/2021

Galeri Buku Bengkel Deklamasi adalah aset Pemerintahan Daerah DKI Jakarta, yang berlokasi di Pusat Kesenian Jakarta - Taman Ismail Marzuki di bawah kepemilikan Jose Rizal Manua. Gagasan mendirikan tempat ini bermula ketika Bengkel Teater Rendra diundang mengikuti “The 1st New York Festival” di New York, Amerika Serikat, pada tahun 1988. Saat itu, Jose Rizal Manua, sebagai salah satu bagian dari Bengkel Teater Rendra, bisa membeli buku-buku seni teater dan film dengan harga murah dikarenakan banyak sekali “Secondhand Book Store”. Lalu, timbul keinginan beliau untuk mendirikan sebuah toko buku bekas di Jakarta. Pada tahun 1994, beliau bertemu dengan Bapak Soerjadi Soedirdja, Gubernur DKI Jakarta (periode 1992 – 1997), untuk menyampaikan gagasan tersebut. Tanggapan yang menyenangkan pun diberikan oleh Sang Gubernur. Lalu, setelah Jose Rizal Manua membuat maketnya, Dinas Kebudayaan DKI Jakarta yang ketika itu dipimpin oleh Bapak Azhary Baedlawie pun memulai membangun Galeri Buku Bengkel Deklamasi- Taman Ismail Marzuki, di sudut gedung Graha Bhakti Budaya. Setelah hampir 24 tahun berada di lokasi tersebut, toko buku ini pun akhirnya harus berpindah tempat ke bagian depan Taman Ismail Marzuki, tepatnya berada di dekat Perpustakaan Umum Daerah Provinsi DKI Jakarta pada 2 Februari 2020 hingga sekarang. Perpindahan tempat tersebut tidak mengurangi nilai dan karakteristik Galeri Buku Bengkel Deklamasi sebagai salah satu kawah candradimuka buku nasional maupun internasional sekaligus tempat nostalgia yang memiliki suasana "rejo" dan menjadi titik temu bagi para cendekiawan, budayawan, seniman, hingga masyarakat umum. Tempat ini diharapkan akan selalu berdiri, eksis, dan berjaya di masa depan dengan mengikuti perkembangan zaman tanpa menghilangkan karakter lamanya.

Photos 15/03/2021

Bentuk spiral menggambarkan Galeri Buku Bengkel Deklamasi sebagai suatu tempat yang saling terikat dalam pergerakan yang dinamis. Sementara itu, warna hitam dan putih bermakna keseimbangan. Dengan begitu, Galeri Buku Bengkel Deklamasi diharapkan selalu menjadi titik temu yang terikat dan saling melengkapi satu sama lain, serta dapat terus mengikuti perubahan zaman.

Photos 13/03/2021

Gagasan mendirikan Galeri Buku Bengkel Deklamasi bermula ketika Jose Rizal Manua, salah satu maestro seni dan budaya, bersama Bengkel Teater Rendra diundang mengikuti “The 1st New York Festival” di New York, Amerika Serikat, pada tahun 1988. Saat itu, beliau bisa membeli buku-buku seni teater dan film dengan harga murah dikarenakan banyak sekali “Secondhand Book Store”. Lalu, timbul keinginan beliau untuk mendirikan sebuah toko buku bekas di Jakarta. Pada tahun 1994, beliau bertemu dengan Bapak Soerjadi Soedirdja, Gubernur DKI Jakarta (periode 1992 – 1997), untuk menyampaikan gagasan tersebut. Tanggapan yang menyenangkan pun diberikan oleh Sang Gubernur. Lalu, setelah Jose Rizal Manua membuat maketnya, Dinas Kebudayaan DKI Jakarta yang ketika itu dipimpin oleh Bapak Azhary Baedlawie pun memulai membangun Galeri Buku Bengkel Deklamasi- Taman Ismail Marzuki, di sudut gedung Graha Bhakti Budaya. Akhirnya Jose Rizal Manua mendirikan sebuah kawah candradimuka jendela dunia di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, pada tanggal 27 Juli 1996. Peresmian tempat tersebut dilakukan oleh Direktur Pusat Kesenian Jakarta - Taman Ismail Marzuki, yakni Pramana Padmodarmaja. Selain itu, peresmiannya dihadiri juga oleh para budayawan, sastrawan, dan seniman terkemuka di negeri ini. Di antaranya ialah W.S. Rendra, Sutardji Calzoum Bachri, Taufiq Ismail, Leon Agusta, Iwan Fals, Remy Sylado, Seno Gumira Ajidarma, Noorca Marendra, Slamet Sukirnanto, Franky Raden, Samuel Wattimena, Eka D. Sitorus, Gendut Riyanto, Dorman Borisman, Teguh Esha, dan lain-lan. Sejak hari itu dimulai lah cerita kami.

26/02/2018

VCD
ON THE RECORD
(profil 24 sastrawan Indonesia)
Rp. 400.000,-
(Belum termasuk ongkos kirim):

Want your business to be the top-listed Shop in Jakarta?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Telephone

Website

Address


Taman Ismail Marzuki Jalan Cikini Raya No. 73 Jakarta Pusat
Jakarta
10330

Opening Hours

Monday 10:00 - 22:00
Tuesday 10:00 - 22:00
Wednesday 10:00 - 22:00
Thursday 10:00 - 22:00
Friday 10:00 - 22:00
Saturday 10:00 - 22:00
Sunday 10:00 - 22:00