Gallery Touna Tv

Gallery Touna Tv

Share

๐—š๐—ฎ๐—น๐—น๐—ฒ๐—ฟ๐˜† ๐—ง๐—ผ๐—ท๐—ผ ๐—จ๐—ป๐—ฎ-๐—จ๐—ป๐—ฎ ๐—ง๐˜ƒ
(๐— ๐—ฒ๐—ฑ๐—ถ๐—ฎ ๐—ž๐—ผ๐—บ๐˜‚๐—ป๐—ถ๐—ธ๐—ฎ๐˜€๐—ถ ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐—œ๐—ป๐—ณ๐—ผ๐—ฟ๐—บ๐—ฎ๐˜€๐—ถ)

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ

Salam saudaraku dari Sabang sampai Merauke dari Nias sampai Pulau Rote di seluruh Nusantara Indonesia ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ

Bantu kami menekan Follow, Like bila anda menyukai video dari kami dan masukan Comment bila anda mempunyai kritik dan saran yang sifatnya membangun ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ

Terima kasih telah ikut bergabung di ๐—š๐—ฎ๐—น๐—น๐—ฒ๐—ฟ๐˜† ๐—ง๐—ผ๐˜‚๐—ป๐—ฎ ๐—ง๐˜ƒ, Karena dukungan anda merupakan Support t

25/05/2026
25/05/2026

Lagu Maju Tak Gentar - Ciptaan. Cornel Simanjuntak - Lagu Wajib Nasional Indonesia.

Lagu wajib atau yang biasa disebut Lagu Nasional di Indonesia, diciptakan oleh para pencipta lagu yang hidup pada masa sebelum Indonesia merdeka dan pada masa perang kemerdekaan.

Lagu Wajib Nasional adalah lagu-lagu lirik mengenai kehidupan bangsa. Lirik lagu wajib Nasional biasanya bernapaskan perjuangan dan nasionalisme.

Manfaat yang diperoleh dari Lagu Wajib Nasional adalah menjadi semakin mencintai tanah air dan bangsa, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta rela berkorban demi bangsa dan negara.

LIRIK LAGU MAJU TAK GENTAR

Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia, beberapa lagu wajib nasional kerap dikumandangkan pada saat upacara bendera. Salah satunya adalah lagu Maju Tak Gentar.

Lagu Maju Tak Gentar merupakan lagu wajib nasional karangan Cornel Simanjuntak pada tahun 1944 yang memberikan semangat kepada para pemuda untuk berjuang dalam meraih kemerdekaan.

Lagu maju tak gentar menggambarkan rasa semangat serta jiwa pantang menyerah yang dimiliki oleh para pejuang kemerdekaan ketika melawan penjajah, lagu maju tak gentar membuat rakyat Indonesia semakin semangat dan bangga akan kemerdekaan negaranya.

Lagu Maju Tak Gentar menjadi populer hingga hari ini dan banyak dihafalkan oleh masyarakat Indonesia. Berikut lirik lagu Maju Tak Gentar yang diciptakan Cornel Simanjuntak :

Maju tak gentar
Membela yang benar
Maju tak gentar
Hak kita diserang

Maju serentak
Mengusir penyerang
Maju serentak
Tentu kita menang

Bergerak bergerak
Serentak serentak
Menerkam menerjang terjang

Tak gentar tak gentar
Menyerang menyerang
Majulah majulah menang

Makna lagu Maju Tak Gentar

Salah satu lagu yang cukup representatif untuk menggambarkan semangat perjuangan para pahlawan dalam mengusir penjajahan kala itu adalah lagu Maju Tak Gentar yang diciptakan oleh Cornel Simanjuntak. Terlebih, selain menjadi seorang guru dan komposer, ia juga turut angkat senjata mengusir penjajah.

Perannya dalam perjuangan melawan penjajah inilah yang menjadi latar belakang sejarah lagu Maju Tak Gentar. Penciptaan tembang perjuangan tersebut dilandasi oleh semangat pantang menyerah yang pernah dirasakan Cornel Simanjuntak ketika menjadi prajurit.

Lagu Maju Tak Gentar dibuat untuk memotivasi rakyat Indonesia yang sedang berperang untuk membangkitkan semangat mereka demi membela Tanah Air. Lagu Maju Tak Gentar juga menggambarkan keberanian rakyat untuk terus melawan musuh demi kemerdekaan tanah air.

Dalam salah satu kutipan lirik Lagu Nasional "Maju Tak Gentar" terdapat kalimat maju tak gentar membela yang benar. Lirik tersebut merupakan simbol bahwa rakyat Indonesia pada masa itu berjuang membela kebenaran demi meraih kemerdekaan.

Makna lagu "Maju Tak Gentar" dalam kutipan lirik itu selaras dengan perkataan B**g Tomo dalam orasinya menjelang Pertempuran 10 November. Ia mengatakan bahwa pejuang RI berada di pihak yang benar sehingga akan dilindungi oleh Tuhan.

Sejarah Lagu Maju Tak Gentar

Lagu Maju Tak Gentar pertama kali populer pada masa perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, sekitar tahun 1945-1949.

Kisah Lagu Maju Tak Gentar sebenarnya dimulai dari lagu lain, Maju Putera-Puteri Indonesia, yang juga digubah oleh Cornel Simanjuntak. Lagu ini awalnya dirancang sebagai bentuk propaganda oleh pemerintah Jepang pada 1944.

Namun, setelah Indonesia merdeka pada 1945, Cornel mengubah lagu ini menjadi Maju Tak Gentar untuk lebih mencerminkan semangat perjuangan rakyat Indonesia yang telah terbebas dari penjajahan.

Cornel Simanjuntak pencipta lagu Maju Tak Gentar dianugerahi Satya Lencana Kebudayaan oleh Pemerintah RI tahun 1961. Kemudian, Cornel Simanjuntak menjadi salah satu pahlawan nasional pada 10 November 1980.

GALLERY TOUNA Tv
(Media Komunikasi dan Informasi)

19/05/2026

๐Ÿ”ด Lagu Indonesia Pusaka - Ciptaan. Ismail Marzuki - Lagu Wajib Nasional Republik Indonesia.

Lagu wajib atau yang biasa disebut Lagu Nasional di Indonesia, diciptakan oleh para pencipta lagu yang hidup pada masa sebelum Indonesia merdeka dan pada masa perang kemerdekaan.

Lagu Wajib Nasional adalah lagu-lagu lirik mengenai kehidupan bangsa. Lirik lagu wajib Nasional biasanya bernapaskan perjuangan dan nasionalisme.

Manfaat yang diperoleh dari Lagu Wajib Nasional adalah menjadi semakin mencintai tanah air dan bangsa, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta rela berkorban demi bangsa dan negara.

LIRIK LAGU INDONESIA PUSAKA

Lagu Indonesia Pusaka adalah salah satu lagu nasional yang populer dinyanyikan. Lirik lagu Indonesia Pusaka ini diciptakan oleh Ismail Marzuki pada 1949, yang kerap sekali dilantunkan saat peringatan HUT RI pada 17 Agustus.

Lirik lagu Indonesia Pusaka memuat pesan-pesan mendalam tentang kecintaan dan kebanggaan terhadap tanah air, yang relevansinya tidak pudar meskipun waktu terus bergulir. Diciptakan pada masa perjuangan kemerdekaan, Lagu Indonesia Pusaka berhasil menangkap semangat patriotisme dan cinta tanah air yang kuat.

Lagu Indonesia Pusaka mengandung makna mendalam tentang kecintaan pada tanah air, kebanggaan akan kekayaan alam, dan tekad untuk menjaga kedaulatan negara Indonesia.

Lagu Indonesia Pusaka sendiri merupakan Lagu kesayangan B**g Hatta. terlepas dari lagu kesayangan, Lagu Indonesia Pusaka menceritakan tentang refleksi atas Indonesia sebagai Tanah Air tempat bernaung bangsa Indonesia. Berikut lirik lagu Indonesia Pusaka :

Indonesia Tanah Air Beta
Pusaka Abadi nan Jaya
Indonesia Sejak Dulu Kala
Tetap Dipuja-Puja Bangsa

Di Sana Tempat Lahir Beta
Dibuai Dibesarkan Bunda
Tempat Berlindung di Hari Tua
Sampai Akhir Menutup Mata

Sungguh Indah Tanah Air Beta
Tiada Bandingnya di Dunia
Karya Indah Tuhan Maha Kuasa
Bagi Bangsa yang Memujanya

Indonesia Ibu Pertiwi
Kau Kupuja Kau Kukasihi
Tenagaku Bahkan Pun Jiwaku
Kepadamu Rela Ku Beri
Tenagaku Bahkan Pun Jiwaku
Kepadamu Rela Ku Beri

Makna Lagu Indonesia Pusaka

Lagu Indonesia Pusaka diciptakan pada tahun 1949 oleh Ismail Marzuki, yakni seorang komponis legendaris asal Indonesia yang telah menghasilkan ratusan lagu. Di balik melodinya yang indah, nyatanya Indonesia Pusaka juga memiliki makna yang sangat menyentuh dan mendalam.

Lagu Indonesia Pusaka menggambarkan Indonesia sebagai warisan berharga (pusaka) tempat bernaung dari lahir hingga akhir hayat, sekaligus memuat doa dan harapan agar ibu pertiwi senantiasa jaya serta abadi.

Makna lirik lagu Indonesia Pusaka adalah sebuah refleksi jiwa seorang rakyat tentang kecintaannya terhadap tanah air Indonesia. Perilaku cinta tanah air dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk, seperti dengan memelihara persatuan dan kesatuan serta menyumbangkan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki untuk membangun negara Indonesia.

Bait pertama Indonesia Pusaka lirik, "Indonesia tanah air beta, pusaka abadi nan jaya," langsung menyatakan tema utama lagu ini: Indonesia sebagai tanah air yang berharga dan abadi. Penggunaan kata "pusaka" menekankan nilai Indonesia sebagai warisan yang harus dijaga dan dihormati oleh generasi ke generasi.

Bait kedua Indonesia Pusaka lirik, "Indonesia sejak dulu kala, tetap dipuja-puja bangsa," menggambarkan kebanggaan historis dan kontinuitas budaya Indonesia. Kalimat ini menyiratkan bahwa kecintaan pada tanah air bukan hal baru, melainkan tradisi yang telah berlangsung lama. Hal ini memperkuat rasa identitas nasional dan mengingatkan pendengar akan kewajiban mereka untuk meneruskan warisan leluhur.

Pada bait ketiga dan keempat, Indonesia Pusaka lirik mengekspresikan hubungan personal antara individu dengan tanah airnya. "Di sana tempat lahir beta, dibuai dibesarkan bunda," menggambarkan Indonesia bukan hanya sebagai entitas geografis, tetapi juga sebagai 'ibu' yang membesarkan anak-anaknya. Metafora ini memperdalam ikatan emosional antara warga negara dengan negaranya, menyamakan cinta tanah air dengan kasih sayang terhadap ibu.

GALLERY TOUNA Tv
(Media Komunikasi dan Informasi)

Photos from Gallery Touna Tv's post 13/05/2026

๐Ÿ›‘ HIMBAUAN
Peringatan dini Hidrometeorologi (Banjir, tanah longsor dan Cuaca Ekstrim) dan Fenomena El Nino yang berpotensi terjadi di Wilayah Kabupaten Tojo Una-Una Tahun 2026.

๐Ÿ›‘ WASPADA
- Musim Kemarau Berkepanjangan melanda Kabupaten Tojo Una-Una.
- Hujan Lebat dan Angin Kencang dan Tanah Longsor melanda Kabupaten Tojo Una-Una.

EL NINO

El Nino adalah fenomena iklim berupa pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah hingga timur di atas rata-rata normal.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Gusti Syamsir Alam Kotabaru mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi dampak fenomena El Nino yang diprediksi berlangsung hingga akhir tahun 2026.

Hal tersebut disampaikan PMG Muda BMKG Gusti Syamsir Alam Kotabaru, I Made Agus Satya, S.Tr., dalam program Kentongan RRI Pro1 Banjarmasin, Selasa, 12 Mei 2026. Ia mengatakan kondisi El Nino tahun ini berpotensi menimbulkan berbagai dampak terhadap lingkungan dan aktivitas masyarakat.

Menurutnya, El Nino 2026 dapat meningkatkan risiko kekeringan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta terganggunya pasokan air bersih di sejumlah kabupaten. Wilayah pertanian dan perkebunan dinilai menjadi daerah yang paling rentan terdampak.

Dampak utama yang ditimbulkan El Nino bersifat multisektor, meliputi peningkatan risiko gagal panen di sektor pertanian, potensi krisis air bersih, meningkatnya kebakaran hutan dan lahan, serta gangguan kesehatan masyarakat seperti ISPA, dehidrasi dan penyakit akibat sanitasi buruk. Dengan karakter tersebut, tingkat ancaman dikategorikan tinggi hingga sangat tinggi, karena memengaruhi ketahanan pangan, ketersediaan air, kesehatan, dan stabilitas ekonomi masyarakat secara bersamaan.

Oleh karena itu, diperlukan langkah mitigasi yang terarah, antara lain penghematan dan penguatan sumber air, penyesuaian pola tanam adaptif, kesiapsiagaan terhadap kebakaran lahan, serta intervensi kesehatan masyarakat.

BMKG juga mendorong adanya kolaborasi dengan dinas pemadam kebakaran dan instansi terkait untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan. Upaya tersebut dilakukan melalui pembentukan posko antisipasi karhutla di wilayah rawan.

Cuaca El Nino 2026 di Indonesia, menurut analisis BMKG dan lembaga global, menunjukkan potensi musim kemarau yang lebih kering dan panjang dengan suhu global yang diperkirakan memecahkan rekor terpanas. Fenomena ini diprediksi muncul mulai Mei-Juni-Juli 2026 dan dapat berlangsung hingga akhir tahun.

GALLERY TOUNA Tv
(Media Komunikasi dan Informasi)

Photos from Gallery Touna Tv's post 12/05/2026

BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN TOJO UNA-UNA MASA BHAKTI 2025 - 2030.

VISI MISI KABUPATEN TOJO UNA-UNA TAHUN 2025-2030

VISI :
TERWUJUDNYA MASYARAKAT KABUPATEN TOJO UNA UNA YANG RELIGIUS, MAJU, ADIL, MAKMUR DAN SEJAHTERA, HEBAT (BERMARTABAT) DAN BERBUDAYA KALABORASI.

MISI :
1. Meningkatkan Nilai nilai Keagamaan masyarakat Kabupaten Tojo Una Una sebagai sumber inspirasi dalam bermasyarakat;
2. Menciptakan pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis transparan, berwibawa dan inovatif;
3. Menyediakan infrastruktur publik yang merata dari desa hingga perkotaan;
4. Meningkatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau;
5. Menyediakan pendidikan dan meningkatkan mutu layanan serta fasilitas pendidikan; yang memiliki daya saing tinggi;
6. Menumbuhkembangkan UMKM, sebagai basis perekonomian masyarakat;
7. Menciptakan dunia usaha dan investasi yang yang berkeadilan;
8. Memfasilitasi terbukanya lapangan pekerjaan yang seluas luasnya;
9. Mengembangkan potensi wisata secara serius dan kolaboratif;
10. Menyediakan kebutuhan petani dan nelayan yang memadai serta menyediakan peluang pasar yang luas;
11. Memperkokoh kerukunan hidup beragama, bergotong royong dan berbudi pekerti;
12. Mengembangkan potensi kepemudaan, olahraga dan seni budaya.

GALLERY TOUNA Tv
(Media Komunikasi dan Informasi)

09/05/2026

๐Ÿ”ด Instrumental Andhika Bhayangkari - Ciptaan. Amir Pasaribu - Lagu Wajib Nasional - Lagu Nasional Indonesia.

Lagu wajib atau yang biasa disebut Lagu Nasional di Indonesia, diciptakan oleh para pencipta lagu yang hidup pada masa sebelum Indonesia merdeka dan pada masa perang kemerdekaan.

Lagu Wajib Nasional adalah lagu-lagu lirik mengenai kehidupan bangsa. Lirik lagu wajib Nasional biasanya bernapaskan perjuangan dan nasionalisme.

Manfaat yang diperoleh dari Lagu Wajib Nasional adalah menjadi semakin mencintai tanah air dan bangsa, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta rela berkorban demi bangsa dan negara.

LIRIK LAGU ANDHIKA BHAYANGKARI

Lagu Andhika Bhayangkari adalah lagu Nasional diciptakan oleh Amir Pasaribu. biasa dinyanyikan pada saat peringatan hari-hari besar nasional. Seperti pada tanggal 1 Oktober diperingati Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Kemerdekaan 17 Agustus.

Pada peringatan Hari Kemerdekaan Agustus 2002, Pencipta Lagu Andhika Bhayangkari Amir Pasaribu menerima penghargaan dari Presiden RI, yakni Satya Lencana Kebudayaan Budaya Parama Dharma. Sebagian besar ciptaanya adalah berbentuk komposisi instrumental, seperti untuk piano tunggal, piano-biola, piano-selo, ansambel gesek, paduan suara dan orkes.

Lagu Andika Bhayangkari sampai saat ini masih dikumandangkan pada setiap acara Angkatan Bersenjata Republik Indonesia dan pada Peringatan Detik-Detik Proklamasi di Istana Negara.

Mengutip buku Kumpulan Terlengkap Lagu Wajib Nasional susunan PUSPA SWARA dan Harris S. Yulianto, Andhika Bhayangkari adalah Mars Defile ABRI (sekarang TNI) yang dikumandangkan jelang detik-detik proklamasi kemerdekaan.

Lirik lagu Andika Bhayangkari

Berikut ini lirik lagu Andhika Bhayangkari yang diciptakan Amir Pasaribu :

Andhika Bhayangkari
Pencipta sapta marga
Pancasila mulai jadi negara mulia
Bhinneka Tunggal Ika
Lambang bangsa satria
Menuju Nusantara
Bahagia jaya
Bahagia jaya

Makna Lagu Andhika Bhayangkari

Makna mars Andhika Bhyangkari ini adalah menjelaskan tentang bagaimana menjaga keutuhan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dalam pesan lirik yang ditulis oleh Amir Pasaribu pencipta lagu Andhika Bhayangkari sangat jelas bahwa Andhika Bhayangkari dijadikan penyulut semangat untuk menjaga kesatuan NKRI.

Filosofi Mars Andhika Bhayangkari ini tak lain adalah untuk merekatkan semua bangsa Indonesia dalam naungan Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan Nusantara.

Makna Mendalam Lirik Lagu Andhika Bhyangkari :
1. Andika Bhayangkari artinya penjaga atau pengawal setia, berakar dari sejarah Patih Gajah Mada dan 15 pengawalnya yang menyelamatkan Raja Jayanegara.
2. Pancasila & Bhinneka Tunggal Ika artiny Menegaskan fondasi negara dan semboyan pemersatu bangsa.
3. Menuju Nusantara Bahagia Jaya artinya Mencerminkan cita-cita mulia untuk membawa kejayaan bagi Indonesia.

Sejarah Lagu Andhika Bhayangkari

Lagu Andhika Bhayangkari diciptakan oleh Amir Pasaribu, lahir di Siborong-borong, Sumatera Utara, 21 Mei 1915. Amir Pasaribu adalah tokoh musik dari masa awal kemerdekaan Indonesia, yang memenuhi kriteria untuk disebut sebagai intelektual, pemikir, ahli, seniman sekaligus pedagog. Karya-karyanya memperlihatkan dirinya sebagai seorang jujur dan berani.

Andika Bhayangkari memiliki arti penjaga atau pengawal setia. Pada zaman Majapahit, Patih Gajah Mada dan 15 Andika Bhayangkari pernah menyelamatkan Raja Jayanegara.

Barisan Andika Bhayangkari semakin terkenal setelah berhasil menyelamatkan Raja Jayanegara. Keteguhan dan kesetiaan mereka akhirnya mengilhami musisi Amir Pasaribu untuk membuat lagu dengan judul Andika Bhayangkari.

Lagu andhika bhayangkari sebelumnya diikutkan Amir pasaribu dalam perlombaan cipta lagu untuk memeriahkan Hari Angkatan Perang ke-7 pada 5 Oktober 1952, Lagu Andika Bhayangkari karya Amir Pasaribu memenangkan lomba tersebut.

GALLERY TOUNA Tv
(Media Komunikasi dan Informasi)

02/05/2026

Sambutan Wakil Bupati Tojo Una-Una Surya, S.Sos.,M.Si Sekaligus Membuka Secara Resmi Kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) Dalam Rangka Memperingati Hari Diabetes Nasional Tanggal 18 April 2026, yang digelar oleh Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Kabupaten Tojo Una-Una melalui UPT. Puskesmas Ampana Timur bekerjasama dengan Kecamatan Ratolindo, Bertempat di Halaman Kantor Kecamatan Ratolindo, Sumoli, 30/04/2026.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Tojo Una-Una, Ketua TP-PKK Kabupaten Tojo Una-Una, Dinas DKPPKB Kabupaten Tojo Una-Una, Camat Ratolindo, Kapolsek Ampana Kota/Ratolindo, Ketua PKK Kecamatan Ratolindo, Ketua DWP Kecamatan Ratolindo, Kepala Puskesmas Ampana Timur, Lurah/Kepala Desa se-Kecamatan Ratolindo, Kepala SDN/SMPN Lingkup Kecamatan Ratolindo dan Siswa/Siswi.

GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT (GERMAS)

GERMAS merupakan gerakan nasional yang diprakarsai oleh Presiden RI yang mengedepankan upaya promotif dan preventif, tanpa mengesampingkan upaya kuratif-rehabilitatif dengan melibatkan seluruh komponen bangsa dalam memasyarakatkan paradigma sehat.

Germas adalah sebuah gerakan yang bertujuan untuk memasyarakatkan budaya hidup sehat serta meninggalkan kebiasaan dan perilaku masyarakat yang kurang sehat. Aksi GERMAS ini juga diikuti dengan memasyarakatkan perilaku hidup bersih sehat dan dukungan untuk program infrastruktur dengan basis masyarakat.

Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) - Mengatasi masalah kesehatan masih menjadi sebuah tantangan serius di Indonesia. Kini setidaknya masih ada triple burden atau tiga masalah kesehatan penting terkait pemberantasan penyakit infeksi, bertambahnya kasus penyakit tidak menular dan kemunculan kembali jenis penyakit yang seharusnya telah berhasil diatasi.

Perubahan pola hidup masyarakat yang makin modern menjadi salah satu dasar GERMAS atau Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dicanangkan oleh Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Penyakit menular seperti diare, tuberkulosa hingga demam berdarah dahulu menjadi kasus kesehatan yang banyak ditemui; kini telah terjadi perubahan yang ditandai pada banyaknya kasus penyakit tidak menular seperti diabetes, kanker dan jantung koroner.

Program ini memiliki beberapa fokus seperti membangun akses untuk memenuhi kebutuhan air minum, instalasi kesehatan masyarakat serta pembangunan pemukiman yang layak huni. Ketiganya merupakan infrastruktur dasar yang menjadi pondasi dari gerakan masyarakat hidup sehat.

PERINGATAN HARI DIABETES SEDUNIA (18 APRIL 2026) TINDAKAN AWAL TERHADAP DIABETES.

Tahun ini menandai dimulainya tema Hari Diabetes Sedunia yang baru selama dua tahun "Tindakan Dini terhadap Diabetes". Kampanye menjelang tanggal 14 November akan menyoroti pentingnya tindakan untuk mendiagnosis diabetes sejak dini dan mengurangi risikonya.

Diabetes saat ini menyerang lebih dari setengah miliar orang . Hampir 1 dari 2 orang masih belum terdiagnosis. Tanpa diagnosis, penderita diabetes tidak mendapatkan perawatan tepat waktu dan berisiko mengalami komplikasi serius.

Deteksi dini sangat penting. Mengidentifikasi diabetes pada tahap awal dapat mencegah kondisi seperti ketoasidosis diabetik (DKA) dan mencegah atau menunda komplikasi serius termasuk penyakit jantung, gagal ginjal, kehilangan penglihatan, dan kerusakan saraf. Meningkatkan kesadaran akan tanda-tanda peringatan dan meningkatkan akses ke skrining, diagnosis, dan perawatan diabetes adalah kunci untuk memastikan kesehatan yang lebih baik bagi semua.

1 dari 8 orang di seluruh dunia berisiko tinggi terkena diabetes tipe 2 , namun masih banyak hambatan dalam mengelola faktor risiko tersebut. Lingkungan perkotaan, polusi udara, terbatasnya kesempatan untuk beraktivitas fisik, dan akses mudah serta terjangkau terhadap makanan tidak sehat membuat banyak orang kesulitan untuk mengadopsi gaya hidup sehat. Memahami faktor risiko dan mendapatkan dukungan dini dari tenaga kesehatan profesional sangat penting untuk mencegah atau menunda timbulnya diabetes tipe 2.

Masyarakat, penyedia layanan kesehatan, dan pembuat kebijakan semuanya memiliki peran penting dalam memastikan bahwa deteksi dini dan langkah-langkah pengurangan risiko tersedia bagi semua orang.

GALLERY TOUNA Tv
(Media Komunikasi dan Informasi)

29/04/2026

๐Ÿ”ด Instrumental Mengheningkan Cipta - Ciptaan Truno Prawit - Lagu Wajib Nasional - Lagu Nasional Indonesia.

Lirik Lagu Mengheningkan Cipta

Tradisi khas yang dilakukan ketika upacara bendera maupun hari-hari besar nasional adalah mengheningkan cipta. Kegiatan mengheningkan cipta dimulai setelah kemerdekaan Republik Indonesia. Secara harfiah mengheningkan cipta sebagai bentuk penghormatan terhadap para pahlawan yang gugur membela tanah air.

Lagu Mengheningkan Cipta merupakan salah satu lagu wajib nasional Indonesia. Mengheningkan cipta merupakan suatu bentuk kegiatan yang bertujuan untuk mengenang orang-orang yang telah gugur sebagai pahlawan sejarah kemerdekaan Indonesia. Mengheningkan cipta dilakukan dengan cara berdoa atau merenung diri sambil menundukkan kepala sejenak.

Lagu mengheningkan cipta diciptakan oleh seorang komponis Indonesia bernama Truno Prawit. Beliau adalah salah satu musisi yang punya peran besar dalam dunia musik di Indonesia, khususnya dalam lagu-lagu perjuangan. Truno Prawit menciptakan "Mengheningkan Cipta" sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur. Lagu ini pertama kali diperkenalkan dan mulai dikenal masyarakat luas pada tahun 1959.

Nilai yang terkandung dalam mengheningkan cipta adalah nilai spiritual dan moral. Dalam keadaan diam dan hening sejenak menandakan bahwa kita memberikan ruang untuk mengenang dan bersyukur atas pengorbanan pahlawan yang telah berjuang demi Indonesia.

Sejarah mencatat bahwa mengheningkan cipta dilakukan oleh Presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno. Ia melakukan pertama kali dalam serangkaian upacara peringatan Hari Pahlawan pada tahun 1958. Mengheningkan cipta pertama kali dikumandangkan di Ambon. Sejak saat itu, lagu mengheningkan cipta menjadi bagian dari upacara kenegaraan sebagai penghormatan kepada para pahlawan.

Lirik lagu mengheningkan cipta sebenarnya cukup sederhana, tapi penuh dengan makna. Mengutip dari Kumpulan Terlengkap Lagu wajib Nasional (2016).

Berikut ini lirik menghenikan cipta :

Dengan seluruh angkasa raya memuji
Pahlawan negara nan gugur remaja
Diribaan bendera bela nusa bangsa
Kau kukenang wahai putra bangsa

Harga.... jasa.....
Kau cahya pelita
Bagi Indonesia Merdeka

Lirik mengheningkan cipta mengajak kita semua untuk memuji para pahlawan yang telah gugur di medan perang. Mereka adalah "kusuma bangsa", yaitu orang-orang terbaik yang rela berkorban demi kemerdekaan negara kita. Bait ini juga mengingatkan kita untuk selalu menjaga semangat perjuangan mereka dalam diri kita.

Makna Lagu Mengheningkan Cipta :

Di dalam lagu Mengheningkan Cipta tersirat sebuah makna mendalam tentang bangsa Indonesia. Berikut penjelasan makna lagu Mengheningkan Cipta.

Lagu โ€œMengheningkan Ciptaโ€ diciptakan oleh Truno Prawit, komposer musik asal Solo yang lahir tahun 1915. Tak hanya jadi seniman, ia juga merupakan tokoh sejarah yang aktif mengasah bakatnya dalam bermusik di Staf Musiek Kraton Surakarta.

Secara keseluruhan, lagu mengheningkan cipta memiliki makna agar kita bersyukur atas Kemerdekaan Indonesia yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan. Namun, jika ditelisik lagi, ada beberapa makna terselubung yang ingin disampaikan oleh pencipta lagu.

Misalnya, didalam lagu mengheningkan cipta terdapat lirik โ€œNan gugur remaja diribaan benderaโ€ dan โ€œBela nusa bangsaโ€. Arti lirik tersebut menunjukkan bahwa pahlawan adalah orang yang rela gugur untuk memperjuangkan bendera merah-putih dan membela Indonesia.

Tak hanya itu, melalui dua lirik itu, Prawit seperti ingin menyampaikan kalau โ€œpahlawan sejatiโ€ adalah sosok yang pemberani dan rela berkorban demi membela nusa dan bangsa.

Selain itu, di dua bait terakhir, yakni โ€œKau Cahya Pelitaโ€ dan โ€œBagi Indonesia merdekaโ€, mengibaratkan pahlawan sebagai lampu yang memberikan cahaya terang untuk menuntun Indonesia menjadi negara yang merdeka.

Sejak saat itulah menyanyikan lagu ciptaan Truno Prawit ini menjadi ritual wajib dalam pelaksanaan upacara bendera di setiap jenjang pendidikan. Tak hanya itu, โ€œMengheningkan Ciptaโ€ juga dinyanyikan ketika memperingati HUT Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus tiap tahunnya.

Selain itu, lagu mengheningkan cipta dapat menciptakan suasana hening yang penuh makna menghargai jasa para pahlawan Indonesia. Lagu mengheningkan cipta bukan sekedar pengingat Sejarah, tetapi ajakan untuk terus menjaga persatuan serta berkontribusi positif bagi negara Indonesia yang kita cintai.

GALLERY TOUNA Tv
(Media Komunikasi dan Informasi)

Want your business to be the top-listed Media Company in Ampana?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Telephone

Address


Jalan Delima Desa Sumoli Kecamatan Ratolindo Kabupaten Tojo Una-Una
Ampana
94683